<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>fraktal &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/fraktal/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "fraktal"</description>
	<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 20:57:16 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Fraktale - ein paar Bilder]]></title>
<link>http://gedankenglas.wordpress.com/?p=28</link>
<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 20:32:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>leuchtzwiebel</dc:creator>
<guid>http://gedankenglas.wordpress.com/?p=28</guid>
<description><![CDATA[Nalies Geliebter kann ein richtiger Schönling sein! Die Bilder von ihm wollte ich euch nicht vorent]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Nalies Geliebter kann ein richtiger Schönling sein! Die Bilder von ihm wollte ich euch nicht vorenthalten. ;)</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#810081;"><a href="http://de.wikipedia.org/wiki/Bild:Mandel_zoom_10_satellite_seehorse_valley.jpg">http://de.wikipedia.org/wiki/Bild:Mandel_zoom_10_satellite_seehorse_valley.jpg</a></span></span></p>
<p>Viel Spaß beim Betrachten! =)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[EDICY?]]></title>
<link>http://stevha.wordpress.com/?p=223</link>
<pubDate>Sat, 02 Aug 2008 09:04:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>stevha</dc:creator>
<guid>http://stevha.wordpress.com/?p=223</guid>
<description><![CDATA[Juhtusin juhuslikult vaatama Siim Telleri Flicri kontot ning pilte ECICY nimelise toote lanseerimis ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Juhtusin juhuslikult vaatama <a href="http://www.flickr.com/photos/teller/2723936202/">Siim Telleri Flicri kontot </a>ning pilte <a href="http://www.edicy.com/">ECICY</a> nimelise toote lanseerimis "peost". </strong></p>
<p>Tegemist siis uue Eesti tootega - tarkvaraga, mis tublide Tartu poiste poolt loodud, võimaldades lihtsa vaevaga luua ja "edit" (sorry, mul ei tule mitte kuidagi meelde, kuidas võiks olla selle sõna eestikeelne vaste, kas see võiks olla "toimetada"), veebilehti. </p>
<p>Edicy nimelise toote taga seisavad üheksa Eesti noort Tartus, FRAKTAL'i nimelisest tarkvaraarendusega tegelevast firmast. </p>
<p>Kas tegemist võib olla Eesti uue Nokiaga, mis annab võimaluse luua ja toimetada suurema vaevata veebilehte? Kui nii, siis jääb vaid loota, et nemad panevad aluse uuele eduloole! Nii nagu seda tegei omal ajal <a href="http://www.skype.com/intl/et/">Skype</a>. </p>
<p>Olen isegi mõelnud, et peaks tegema enda isikliku veebilehe, kuid tunnistan ausalt, et olen selleks piisavalt rumal, sest seni pole see korralikult õnnestunud, aga kui see tarvaraline lahendus on tõesti niivõrd lihtne, siis miks mitte proovida. </p>
<p>Rohekm infot edicy nimelise tarkvara kohta <a href="http://www.edicy.com/">siit</a>.<br />
Rohekm infot FRAKTAL'i kohta <a href="http://www.fraktal.ee/">siit</a>.</p>
<p>Poistele soovin igathes jõud ja edu, tahtmist ning väljakutseid!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Numerologi dan Motif Rangkaian Invarian]]></title>
<link>http://suksmono.wordpress.com/?p=21</link>
<pubDate>Mon, 05 May 2008 02:53:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>suksmono</dc:creator>
<guid>http://suksmono.wordpress.com/?p=21</guid>
<description><![CDATA[Problema Desainer: ”Sebuah perusahaan multinasional yang bermarkas di kawasan BHTV, yaitu Invarian]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Problema Desainer</span>: </strong>”Sebuah perusahaan multinasional yang bermarkas di kawasan <em>BHTV</em>, yaitu <em>Invariant Circuits Ltd</em>, memproduksi peralatan elektronik bernama <em>Invarray</em>. Perusahaan ini melayani berbagai macam pembeli; mulai dari perorangan, universitas/ lembaga riset, industri telekomunikasi, sampai badan ruang angkasa. Elemen dasar <em>Invarray </em>adalah <em>Frakcell</em>, suatu komponen yang diproduksi secara massal dan semuanya memiliki impedansi (tahanan) seragam sebesar <em>R</em>. Pada dasarnya <em>Invarray </em>adalah <em>Frakcell </em>yang dirangkai secara serial, paralel, <em>self-similar</em> dan kombinasinya. Karena rangkaian penyesuai impedansi juga diproduksi massal dengan impedansi yang juga seragam, diinginkan agar berapapun <em>Frakcell</em> yang terpasang, impedansi total dari <em>Invarray </em>tetap sama, yaitu sebesar R. Kinerja alat yang dibuat dan ongkos pembuatannya sebanding dengan <em>M</em>, jumlah <em>Frakcell</em> yang ada dalam suatu <em>Invarray</em>. Jika bentuk desain rangkaian apapun dapat dilayani tanpa tambahan biaya, berikan desain dan nilai <em>M</em> terdekat sesuai pesanan tanpa mengorbankan kinerja alat ini.”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Permasalahan yang dihadapi dalam mendesain rangkaian invarian kurang lebih dapat dinyatakan dalam <em>Problema Desainer</em> seperti diatas. Desainer dalam <em>PT Invariant Circuit</em> harus berpikir keras agar jumlah <em>FrakCell</em> dalam <em>Invarray </em>sesedikit mungkin, tetapi kinerja minimal yang diinginkan pemesan dapat dipenuhi. Karena pemesan bervariasi, mulai dari peneliti perorangan sampai dengan badan ruang angkasa sekelas, ada baiknya desainer punya tabel atau basis data desain.</p>
<p style="text-align:justify;">Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya berbagai macam kombinasi rangkaian invarian yang dapat dibuat. Bahkan, untuk jumlah tahanan <em>M </em>yang sama bisa jadi ada banyak pilihan desain atau ada berbagai motif/ topologi. Dengan demikian permasalahan ini sebenarnya tidak sesederhana, oleh karena disini hanya akan ditinjau beberapa desain saja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Desain pertama tentu adalah <em>R</em><sub>F</sub><sup>[<em>k</em>]</sup> terdahulu yang akan kita sebut sebagai (rangkaian invarian) Tipe-1, dengan jumlah resistor yang dibutuhkan sebesar M<sub>1</sub>=(4)<em><sup>k</sup></em> dimana <em>k</em>=0, 1, 2, ... dst. Dengan demikian,  resistor sebanyak M<sub>1</sub> = 1, 4, 16, 64, ... akan secara sempurna membentuk Tipe-1 ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><img src="http://www.geocities.com/suksmono/fraktal/type_2.PNG" alt="" width="438" height="261" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>Gambar 1. Rangkaian Invarian Type 2</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Variasi dari Tipe 1 diperoleh jika satu sisi dari segiempat pada jembatan digantikan dengan <em>R</em><sub>F</sub>, sedangkan sisanya dibiarkan sebagai satu buah R saja. Selanjutnya, pengembangan ke orde tinggi hanya dilakukan pada <em>R<sub>F</sub></em> seperti diperlihatkan pada Gambar 1. Bentuk ini akan disebut sebagai Tipe 2 dan memiliki nilai M<sub>2</sub>=<em> </em>4<em><sup>k</sup></em>+3 untuk <em>k=</em>0, 1, 2, ... dst. Dengan demikian jumlah resistor yang dapat dipakai adalah M<sub>2</sub> = 4, 7, 19, 67, ...dst.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><img src="http://www.geocities.com/suksmono/fraktal/type_2A.PNG" alt="" width="438" height="317" /><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>Gambar.2 Rangkaian Invarian Tipe 2.A</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jika perkalian Kronecker dilakukan pada elemen dasar pada Tipe 2, akan didapatkan jenis baru dari rangkaian invarian yang akan dinamakan sebagai Tipe 2.A. TIpe ini membutuhkan resistor sejumlah M<sub>2A</sub>=<em> </em>7<em><sup>k</sup></em> dimana <em>k=</em>0, 1, 2, 3, ... dst sehingga M<sub>2A</sub> = 1, 7, 49, 343, 2401 ... dst.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><img src="http://www.geocities.com/suksmono/fraktal/type_3.PNG" alt="" width="480" height="240" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong>Gambar 3. Rangkaian Invarian Tipe 3</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Proses yang sama seperti sebelumnya pada pembentukan Tipe 2 dapat dilakukan dengan menggantikan satu lagi tambahan R<sub>F</sub> pada elemen dasar Tipe 1. Hasilnya adalah Tipe 3 dengan M<sub>3</sub>=<em> </em>2(4<em><sup>k</sup></em>)+2; dimana k = 0, 1, 2, 3, ... dst atau M<sub>3</sub>=4, 10, 34, 130, ... dst.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><img src="http://www.geocities.com/suksmono/fraktal/type_3A.PNG" alt="" width="431" height="269" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span>Gambar 4. Rangkaian Invarian Tipe 3.A</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Selanjutnya, perkalian Kronecker dari elemen dasar Tipe 3 tersebut akan menghasilkan jenis baru yaitu Tipe 3.A dimana M<sub>3A</sub>=<em> </em>10<em><sup>k</sup></em>; k=0, 1, 2,  ...</span><span> dst sehingga diperoleh M<sub>3A</sub> = 1, 10, 100, 1000, 10.000, ...dst</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><img src="http://www.geocities.com/suksmono/fraktal/type_4.PNG" alt="" width="420" height="260" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span>Gambar 5. Rangkaian Invarian Tipe 4</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Proses diatas dapat dilanjukan untuk memperoleh Tipe 4, yaitu menyisakan hanya satu lengan yang terdiri dari satu R sedangkan 3 yang lain adalah R<sub>F</sub>. Tipe-4 akan memiliki M<sub>4</sub>=<em> </em>3(4<em><sup>k</sup></em>)+1; k</span><span style="font-family:Symbol;"><span>=0, </span></span><span>1, 2, 3, ... dst sehingga diperoleh M<sub>4</sub>=4, 13, 49, 193, ... dst.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><img src="http://www.geocities.com/suksmono/fraktal/type_4A.PNG" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span>Gambar 6. Rangkaian Invarian Tipe 4.A</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Rangkaian invarian Tipe 4.A diperoleh dari perkalian Kronecker pada elemen dasar Tipe 4. Dengan demikian jumlah tahanan yang dibutuhkan untuk membangun tipe ini adalah M<sub>4A</sub>=<em> </em>13<em><sup>k</sup></em>; k=0, 1, 2, ... dst</span><span> sehingga diperoleh M<sub>4A</sub>=1, 13, 169, 2197, ... dst.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img src="http://www.geocities.com/suksmono/fraktal/type_5.PNG" alt="" width="216" height="180" /></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span>Gambar 7. Rangkaian Invarian Tipe 5</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Disamping itu yang telah disebutkan diatas, ada lagi bentuk lain yang lebih sederhana yaitu dengan cara merangkai seri/paralel <em>k</em> buah resistor secara bergantian. Kita sebut jenis ini sebagai Tipe 5 dengan jumlah tahanan sebesar M<sub>5</sub>=<em>k</em><sup>2</sup> dimana, k=0, 1, 2, ... dst</span><span>. Dengan demikian maka M<sub>5</sub>= 1, 4, 9, .... dst. Desain ini diusulkan oleh salah seorang pengunjung ber-identitas <strong><em>masadi</em></strong>.</span></p>
<p class="MsoNormal"><sup><span style="font-size:16pt;"> </span></sup></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><img src="http://www.geocities.com/suksmono/fraktal/type_6.PNG" alt="" width="500" height="284" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span>Gambar 7. Rangkaian Invarian Type-6</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Sementara itu pengunjung lain, <a href="http://niatnulis.wordpress.com/"><strong>Budi Sulistyo</strong></a>, memberikan desain yang juga tidak kalah uniknya. Langkah pembentukannya sbb<em>: S</em></span><em><span>ebuah rangkaian yg terdiri dari: (1R) diseri dgn (2R yg diparallel), maka akan diperoleh 3/2 R. Misal nilai ini kita lambangkan dgn R’.</span><span>Kemudian 3 buah rangkaian_1 ini (R’) dirangkai dalam bentuk segitiga: (2R’ diseri) diparallel dgn (1R’) sehingga diperoleh nilai: 2/3 R’. </span><span>Jadi nilai total hambatan adalah 2/3 * (3/2 R)=R. </span></em><span>Hasilnya kita sebut sebagai Tipe 6 dengan </span><span>M<sub>6</sub>=3<sup>2k</sup> = 9<sup>k</sup>, dimana k=0, 1, 2, ...</span><span> dst, atau M<sub>6</sub>= 1, 9, 81, 729, ... dst. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Sebagai rangkuman, dari beberapa desain diatas kita telah mendapatkan nilai-nilai <em>M</em> sebagai berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;">M<sub>1</sub><span> </span>= 1, 4, 16, 64, ..., 4<em><sup>k</sup></em>, …</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;"><span>M<sub>2</sub> <span> </span>= 4, 7, 19, 67, ..., 4<em><sup>k</sup></em>+3, ...</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;">M<sub>2A</sub> <span> </span>= 1, 7, 49, 343, …, 7<em><sup>k</sup></em>, ….</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;">M<sub>3<span> </span></sub>= 4, 10, 34, 130, ... , 2(4<em><sup>k</sup></em>)+2, …</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;">M<sub>3A</sub><span> </span>= 1, 10, 100, 1000, 10.000, …, 10<em><sup>k</sup></em>, …</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;">M<sub>4<span> </span></sub>= 4, 13, 49, 193, ..., 3(4<em><sup>k</sup></em>)+1, ...</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;">M<sub>4A<span> </span></sub>= 1, 13, 169, 2197, ..., 13<em><sup>k</sup></em>, ...</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;">M<sub>5<span> </span></sub>= 1, 4, 9, ...., <em>k</em><sup>2</sup>, …</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-align:justify;">M<sub>6<span> </span></sub>= 9, 81, 729, ..., 9<em><sup>k</sup></em>, ...</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>Problema Desainer</em> dapat dinyatakan kedalam suatu permainan (<em>game</em>). Jenis permainan ini mungkin cocok dilombakan pada seleksi asisten lab atau calon dosen Teknik Elektro … :)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Invariant Game:</strong></span><em><strong> </strong>Setiap pemain diberikan M buah resistor yang nilai tahanannya seragam sebesar R. Peserta diminta untuk membuat rangkaian dengan menggunakan resistor yang disediakan sebanyak mungkin selama tahanan total yang dirangkai tetap bernilai R. Pemenang adalah pemain yang berhasil merangkai tahanan terbanyak<span> </span>atau yang menyisakan tahanan paling sedikit.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Punya usulan desain lainnya?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tentu saja masih banyak bentuk rangkaian lain disamping yang telah diberikan diatas. Pembaca yang ingin menyampaikan hasil rancangannya dapat membuat dan memperlihatkan desain tsb di web dan kemudian mengirimkan alamat web tersebut ke komentar di <em>blog</em> ini. Selain gambar beberapa iterasi awal (dengan format PNG atau JPG), sebaiknya ada keterangan mengenai proses pembentukan, nilai-nilai <em>M</em> yang memenuhi syarat, dan identitas diri  (jika mau).</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Square Lotus Fraktal ]]></title>
<link>http://yureiko.wordpress.com/2008/04/29/square-lotus-fraktal-half-backlight/</link>
<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 18:23:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>Yureiko</dc:creator>
<guid>http://yureiko.wordpress.com/2008/04/29/square-lotus-fraktal-half-backlight/</guid>
<description><![CDATA[Ich hatte schon vor längerem die Idee die traditionel gefaltete Seerose/den Lotus in eine Tessellat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a title="photo sharing" href="http://www.flickr.com/photos/24776310@N04/2452654604/"><img class="alignright" style="border:solid 2px #000000;" src="http://farm3.static.flickr.com/2274/2452654604_06a0b4dc59_m.jpg" alt="" /></a>Ich hatte schon vor längerem die Idee die traditionel gefaltete Seerose/den Lotus in eine Tessellation ein zu arbeiten. Ein Bild auf FlickR hat mich gestern daran erinnert und nachdem ich ein wenig rum probiert habe ist das dabei raus gekommen ^.^ Es ist leider nich ganz so sauber gefaltet, das Papier war zu klein und ein wenig störrisch...<br />
Auf jeden Fall ist die innere Blume 2cm groß, die nächst kleinere 1cm und die äußersten und damit kleinsten sind ca 0,5cm groß. ^-^  *freu*</p>
<p style="text-align:right;">
<p><span style="font-size:0.9em;margin-top:0;"><a href="http://www.flickr.com/photos/24776310@N04/2452654604/">Square Lotus Fraktal Half-Backlight</a></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rangkaian Seri, Paralel, dan ... Fraktal]]></title>
<link>http://suksmono.wordpress.com/?p=15</link>
<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 02:30:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>suksmono</dc:creator>
<guid>http://suksmono.wordpress.com/?p=15</guid>
<description><![CDATA[Selama ini kita mengenal dua macam susunan dasar dari rangkaian listrik, yaitu susunan atau rangkaia]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Selama ini kita mengenal dua macam susunan dasar dari rangkaian listrik, yaitu susunan atau rangkaian seri dan rangkaian paralel. Jika ada <em>k</em> buah tahanan (<em>resistor</em>) dengan nilai seragam sebesar <em>R</em>, cara penyusuan <em>k</em> buah resistor ini akan mempengaruhi nilai tahanan total yang kita peroleh. Gambar-gambar berikut meyatakan susunan satu buah resistor <em>R</em>, rangkaian seri dari <em>k</em> buah resistor, dan rangkaian paralel-nya:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img src="http://www.geocities.com/suksmono/R.PNG" alt="A Resistor" /> <img src="http://www.geocities.com/suksmono/R_seri.PNG" alt="Serial Resistors" /> <img src="http://www.geocities.com/suksmono/R_paralel.PNG" alt="Parallel Resistors" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Gambar 1. Satu buah <em>R</em>, rangkaian seri, dan rangkaian paralel </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pada pelajaran Fisika tingkat SMA atau kuliah awal dalam Dasar Rangkaian Elektrik, kita tahu bahwa nilai total dari <em>k </em>buah tahanan seragam <em>R</em> yang disusun secara seri adalah</p>
<p style="padding-left:60px;text-align:justify;"><strong>Rangkaian Seri</strong>: <em>R<sub>S </sub></em>= <em>R</em> + <em>R</em> + … +<em> R</em> = <em>kR</em><span style="font-size:12pt;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sedangkan jika tahanan tersebut disusun secara paralel, maka nilai total di kedua ujung rangkaian  akan menjadi<em></em></p>
<p style="padding-left:60px;"><strong>Rangkaian Paralel</strong>: <em>R<sub>P </sub></em>= <em>R</em> //<em>R</em>//  … //<em>R</em> = <em>R</em>/<em>k</em><span style="font-size:12pt;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Notasi “+” telah dipakain untuk menyatakan susunan beberapa tahanan secara serial sedangkan notasi garis miring sejajar “//” dipakai untuk menyatakan rangkaian paralel. Tentu kita dapat mencampurkan kedua jenis susunan ini, lalu melakukan perhitungan secara bertahap dengan membagi tiap susunan ke elemen dasarnya, seri atau paralel.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebelum diskusi ini berlanjut, terlebih dahulu akan diperkenalkan suatu susunan jenis baru yang disebut sebagai susunan serupa-diri (<em>self-similar</em>) atau secara singkat disebut sebagai <strong>susunan <em>fraktal</em>.</strong> Nama ini dipilih karena bentuk dan proses konstruksinya mirip dengan fraktal deterministik, misalnya <em>kurva Koch</em>, <em>Koch Snowflake, Sierpinsky Gasket</em>, atau objek-objek geometri fraktal lainnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img src="http://www.geocities.com/suksmono/R_fraktal.PNG" alt="Fractal Resistors" /></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Gambar 2. Rangkaian tersusun fraktal <em>R<sub>F</sub></em><sup>[1]</sup>, <em>R<sub>F</sub></em><sup><em>[</em>2]</sup><em>, </em>dan<em> </em><em>R<sub>F</sub></em><sup>[3]</sup></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Proses pembentukan rangkaian fraktal diawali dengan suatu elemen dasar fraktal, yaitu rangkaian paling kiri pada Gambar 2,  berupa 4 buah tahanan terangkai secara campuran, seri dan paralel. Karena semua nilai setiap tahanan adalah <em>R</em>, maka tahanan total dikedua ujungnya (kiri-kanan atau atas-bawah) adalah <em>R</em><sub>T</sub> =(<em>R</em>+<em>R</em>)//(<em>R</em>+<em>R</em>) = 2<em>R</em>//2<em>R</em> = 2<em>R</em>/2 = <em>R</em>. Susunan tahanan ini akan kita sebut sebagai tahanan fraktal pertama atau tahanan fraktal <em>orde</em>-1 dan dilambangkan sebagai <em>R</em><sub>F</sub><sup>[1]</sup>. Tahanan fraktal orde-2 atau <em>R<sub>F</sub></em><sup>[2] </sup>dibuat dengan cara menggantikan setiap tahanan pada <em>R<sub>F</sub></em><sup>[1]</sup> dengan R<sub>F</sub><sup>[1]</sup>. Demikian pula, tahanan fraktal orde-3 dibuat dengan cara menggantikan setiap tahanan pada tahanan fraktal orde dua <em>R<sub>F</sub></em><sup>[2] </sup>dengan tahanan fraktal orde satu <em>R<sub>F</sub></em><sup>[1]</sup>. Proses ini dapat diteruskan sampai orde ke-<em>k</em> berapapun yang kita inginkan. Cara pembentukan seperti ini mirip dengan operasi perkalian Kronecker “<strong>*</strong>” pada konstruksi matriks <em>Hadamard</em>. Kita akan memakai notasi ini untuk menyatakan penyusunan tahanan secara fraktal. Dengan demikian, proses pembentukan tahanan fraktal dari orde-1 sampai dengan orde ke-<em>k </em>dapat dituliskan</p>
<p style="padding-left:60px;">Orde -1 : <em>R</em><sub>F</sub><sup>[2]</sup> = <em>R</em><sub>F</sub><sup>[1]</sup>*<em>R</em><sub>F</sub><sup>[1]</sup><span style="font-size:12pt;"><span> </span></span></p>
<p style="padding-left:60px;">Orde<em> </em>- 2<em>: R</em><sub>F</sub><sup>[3]</sup> = <em>R</em><sub>F</sub><sup>[1]</sup>*<em>R</em><sub>F</sub><sup>[1]</sup><span style="font-family:Symbol;">Ä</span><em>R</em><sub>F</sub><sup>[1]</sup> = <em>R</em><sub>F</sub><sup>[2]</sup>*<em>R</em><sub>F</sub><sup>[1]</sup></p>
<p style="padding-left:60px;">...</p>
<p style="padding-left:60px;">Orde - <em>k</em>: <em>R</em><sub>F</sub><sup>[<em>k</em>]</sup> = <em>R</em><sub>F</sub><sup>[<em>k</em>-1]</sup>*<em>R</em><sub>F</sub><sup>[1]</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tidak terlalu sulit untuk menyimpulkan bahwa berapapun orde dari tahanan yang terangkai secara fraktal ini adalah sama, yaitu <em>R</em>. Sebagai contoh kita akan mencoba menghitung <em>R<sub>F</sub></em><sup>[3]</sup>. Karena setiap elemen tahanan fraktal orde-1 bernilai <em>R</em>, maka penggantian setiap elemen <em>R<sub>F</sub></em><sup>[1]</sup> didalam R<sub>F</sub><sup>[3] </sup>dengan tahanan ekivalennya, yaitu <em>R</em>, akan menghasilkan rangkaian setara dengan rangkaian fraktal orde dua <em>R<sub>F</sub></em><sup>[2]</sup>. Proses reduksi lebih lanjut untuk tahanan orde-2 ini akan menghasilkan tahanan orde-1. Dengan demikian, nilai tahanan total dari <em>R<sub>F</sub></em><sup>[3]</sup> adalah sama dengan tahanan total <em>R<sub>F</sub></em><sup>[2]</sup> dan juga sama dengan <em>R<sub>F</sub></em><sup>[1]</sup>, yaitu <em>R</em>. Dalam konteks ini, kita dapat menyebut bahwa rangkain yang hanya terdiri dari satu tahanan saja, seperti pada Gambar 1 paling kiri, dapat dianggap sebagai <em>R<sub>F</sub></em><sup><em>[</em>0]</sup>. Proses sintesis ini bisa dilakukan untuk orde-<em>k</em> berapapun. Akhirnya kita dapatkan ekspresi nilai tahanan total dari jembatan fratal orde <em>k</em> sebagai berikut:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;padding-left:60px;"><strong>Rangkaian Fraktal:</strong> <em> R<sub>F </sub></em>= <em>R</em>*<em>R</em>* ... *<em>R</em> = <em>R</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebagai rangkuman, kita telah melihat tiga macam susunan rangkaian dasar dan cara menghitung nilai tahanan total jika diberikan <em>k</em> buah tahanan yang semuanya identik, yaitu <em>R</em>. Susunan seri memberikan nilai tahanan total sebesar <em>kR</em>, susunan paralel sebesar <em>R/k</em>, dan yang menarik adalah susunan fraktal menghasilkan nilai total <em>R</em> yang tetap atau <em>invarian</em> tanpa bergantung pada berapapun nilai <em>k</em>.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Berdasarkan konstruksi Kronecker, ada syarat bahwa jumlah tahanan <em>M</em> hanya akan terbatas pada nilai-nilai tertentu, yaitu</p>
<p style="padding-left:60px;"><em>M</em> = (4)<em><sup>k</sup></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><sup> </sup>Pertanyaan berikutnya adalah, jika kita diperbolehkan mencampur ketiga macam rangkaian tersebut (seri, paralel, fraktal) dengan syarat tahanan totalnya tetap <em>R</em>, berapa sajakah nilai <em>M</em> yang memenuhi syarat? Apakah ada <em>M </em>lain disamping 4<em><sup>k </sup></em>seperti diatas? Apakah <em>M</em> tidak boleh ganjil?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hasil sementara dari masalah ini akan diuraikan pada tulisan berikutnya dengan judul tentatif: <strong><em>Numerologi Rangkaian Invarian</em></strong>. Mudah-mudahan satu minggu lagi tulisan tsb akan muncul didalam <em>blog</em> ini :)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mer astronomi]]></title>
<link>http://sid25.wordpress.com/?p=371</link>
<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 11:14:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hans</dc:creator>
<guid>http://sid25.wordpress.com/?p=371</guid>
<description><![CDATA[
Den här bilden kommer från Astronomy Picture of the Day. Där finns många vackra b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img SRC="http://apod.nasa.gov/apod/image/0803/NGC6543HST_peris_d800.jpg" BORDER="0" WIDTH="495" HEIGHT="370" ALIGN="top" /></p>
<p>Den här bilden kommer från <a href="http://apod.nasa.gov/apod/astropix.html">Astronomy Picture of the Day</a>. Där finns många vackra bilder. Det som fångar min blick i den här är att jag känner igen formen. Former liknande den här dyker upp när man exprimenterar med fraktalprogram, alltså bilder som bygger på matematiska formler som beskrive icke linjära funktioner.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Fraktalination]]></title>
<link>http://thenis.wordpress.com/2007/12/09/fraktalination/</link>
<pubDate>Sun, 09 Dec 2007 02:57:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Denise</dc:creator>
<guid>http://thenis.wordpress.com/2007/12/09/fraktalination/</guid>
<description><![CDATA[
Min pojkvän trixade med ett kort på tavla jag gav han. Blev riktigt grymt!
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://thenis.wordpress.com/files/2007/12/fraktal3.jpg" title="Fraktalination"><img src="http://thenis.wordpress.com/files/2007/12/fraktal3.thumbnail.jpg" alt="Fraktalination" /></a></p>
<p>Min pojkvän trixade med ett kort på tavla jag gav han. Blev riktigt grymt!</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
